Agen Casino Terpercaya - Rupanya tidak semua pemain selalu sepakat dengan harga transfernya kala pindah dari satu klub ke klub lain. Contohnya Wayne Bridge yang merasa Manchester City terlalu berlebihan dalam mengeluarkan uang untuk membelinya dari Chelsea pada medio 2009 lalu.
Casino Online - Saat itu City yang baru saja diakusisi oleh Sheikh Mansour berniat merombak skuat asuhan pelatih Mark Hughes dengan mendatangkan sejumlah pemain ternama. Salah satunya adalah Bridge yang kala itu jadi penggawa itu The Blues.
Judi Sbobet - Bridge yang pernah membawa Chelsea menjadi juara Premier League musim 2004/2005 dianggap sebagai pemain yang cocok untuk menambah pengalaman di The Citizens. Jadilah sang bek kiri dibeli dengan mahar 12 juta Poundsterling yang mana masih terhitung amat mahal untuk ukuran pemain bertahan.
Meski sudah lama berlalu rupanya Bridge masih heran dengan kebijakan transfernya. Pria 37 tahun yang kini sudah gantung sepatu itu tidak habis pikir kenapa uang sebanyak 12 juta Poundsterling dikeluarkan hanya membelinya saat itu.
“Keika aku pindah ke City dengan transfer 12 juta Poundsterling aku membicarakan hal itu pada Jamie Redknapp. Aku merasa jika nilaiku tidak setinggi itu. Meski Jamie bilang aku pantas untuk itu namun aku merasa tidak nyaman,” papar Bridge seperti yang dikutip dari Daily Star.
“Namun jika bicara soal masa kini seorang fullback saja sudah dihargai 50 juta Poundsterling. Itu akan terus naik. Tidak ada yang tahu kapan semuanya akan berhenti,” tambah pemilik 37 caps untuk timnas Inggris itu.
Manchester City memang terkadang mendapat satu atau dua nada miring akibat terlalu jor-joran di bursa transfer. Contohnya pada musim panas lalu di mana mereka mengeluarkan lebih dari 100 juta Poundsterling ‘hanya’ untuk mendatangkan Benjamin Mendy dan Kyle Walker.
Sejak diakusisi Abu Dhabi Group, Manchester City memang kerap disebut merusak harga di pasaran pemain Eropa. Ini dimulai dari pembelian Robinho dari Real Madrid seharga 32 juta Poundsterling pada 2008 silam.
Posted
By : Judi Sbobet

No comments:
Post a Comment