Monday, October 16, 2017

Agen Casino Terpercaya - Babak 8 Besar Liga 2 Akan Digelar Di Tempat Netral

Agen Casino TerpercayaWakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono menjelaskan penyelenggaraan babak 8 Besar Liga 2 kemungkinan akan dilakukan tempat netral. Hal ini berdasarkan apa yang terjadi di Liga 2 terlalu riskan bila babak 8 besar Liga 2 diselenggarakan di kandang tim yang bertanding.


Casino OnlineSejatinya babak 8 besar digelar mulai 20 Oktober nanti. Namun diputuskan ditunda karena berbagai kejadian kekerasan yang terjadi di Liga 2. Puncaknya, satu orang suporter Persita meninggal dalam kericuhan yang terjadi dalam laga terakhir fase grup babak 16 besar antara Persita vs PSMS Medan.

Judi SbobetPT LIB lantas mengeluarkan surat resmi PT LIB no 362/LIB/X/2017 yang menyatakan penyelenggaraan babak 8 besar Liga 2 ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.

Sebelumnya Joko menjelaskan alasan PSSI dan PT Liga Indonesia menunda pelaksanaan babak 8 besar. Ada dua alasan yang membuat babak 8 besar itu ditunda.

“Alasan pertama, menyangkut persiapan pelaksanaan sebaik-baiknya. Kedua, tempatnya yang kemarin PT LIB telah memberikan kesempatan peserta untuk bidding, itu akan ditinjau ulang,” ujarnya.

Lokasi masih belum pasti

Babak 8 besar Liga 2 akan dilakukan ditempat netral. Namun hingga kini Joko masih belum bisa menjelaskan dua venue tersebut.

“PSSI ingin tempat babak 8 besar di tempat netral. Itu semua upaya kita meminimalisir dan lebih dipersiapkan karena akan ada tensi tinggi yang kemungkinan muncul di babak 8 besar,” tambahnya.

Rencananya venue netral yang disepakati akan ditentukan pada 20 Oktober. Di waktu yang sama akan ada pertemuan antara PSSI, PT LIB dan konstestan 8 besar Liga 2 yang akan dilakukan di Makostrad Jakarta.

“Rencananya tanggal 20 oktober, exco PSSI akan memanggil PT LIB rekomendasinya adalah Liga mempertimbangkan menganulir proses bidding tersebut. Setelah itu akan ditentukan tempatnya lalu seminggu kemudian babak 8 besar akan dilaksanakan,” tutup Jokdri


Posted By : Judi Sbobet

No comments:

Post a Comment